IP Pabx

Ditulis pada Jumat, 16 Mei 2014 | Kategori: Berita / News | Dilihat 3988 kali

Gemilang SejatiPABX (Private Automatic Brance Exchange) merupakan suatu teknologi komunikasi yang mengatur hubungan telephone antar pelanggan tanpa harus melalui sentral lokal, serta berfungsi sebagai gateway dalam menghubungkan ke jaringan PSTN. Switch / Router berfungsi mengarahkan paket data yang datang ke jaringan data sesuai dengan alamat tujuannya. Secara konvensional terdapat 2 jaringan yang berbeda yaitu jaringan suara (Circuit Network) dan jaringan paket data (Packet Data Network). Akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi telekomunikasi, terdapat suatu teknologi yang memungkinkan komunikasi suara dan faksimili mengalami proses paketisasi dan dikirimkan melalui jaringan paket data yang dikenal dengan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP).

IP PBX merupakan kombinasi dari Switch / Router dengan PBX yang menangani VoIP. IP PBX dapat digunakan untuk membypass jaringan telepon circuit-switched dengan menggunakan jaringan data, untuk berhubungan dengan jaringan data lainnya. Dengan menggunakan converged network yang membawa trafik suara (voice yang telah dipaketisasi) dan trafik data secara bersamaan, IP PBX memungkinkan pengembangan layanan baru, yang belum tersedia pada jaringan tradisional. Misalnya penggunaan one central directory melewati berbagai lokasi tujuan, serta unified messaging.

IP PBX yang menggantikan PBX konvensional, bisa digunakan dengan :
IP phone (yang dilengkapi dengan DSP (Digital Signal Processing) chips yang berfungsi untuk mengkonversi sinyal suara menjadi sinyal paket – paket data (IP) dan begitu juga sebaliknya.
Soft phone (merupakan software aplikasi yang dijalankan di dalam komputer pengguna yang berfungsi untuk mengkonversi sinyal suara menjadi sinyal paket – paket data dan begitu juga sebaliknya) dengan menggunakan handset atau headset.
Terminal telephone analog yang dihubungkan dengan sebuah adapter.

Alamat IP secara otomatis diberikan ke terminal telephone saat terminal telephone tersebut terhubung ke sistem. Hal ini berarti pesawat telephone tersebut bisa dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain dalam jaringan, dengan nomor telephone yang sama. 

Pabx vs IP Pabx

Teknologi IP PBX
Private Branch Exchange (PBX) merupakan teknologi komunikasi yang mengatur hubungan telephone antar pelanggan tanpa harus melalui sentral lokal, serta berfungsi sebagai gateway dalam menghubungkan ke jaringan PSTN (Public Switched Telephone Network).

Jaringan PBX terdiri atas beberapa perangkat utama yaitu :
Telephone analog
Terminal telephone ini terletak pada pelanggan yang terdiri dari mikrophone dan earphone, digit dial number serta line interface RJ
Sentral PABX
Sentral PBX merupakan pusat kordinasi dari semua komponen jaringan PBX yang berfungsi sebagai call processing dan call switching. Serta berisi data base dari pelanggan PBX tersebut.

PBX dirancang dengan dua interface yaitu, line dan trunk, internal call processing berfungsi sebagai call switching hardware dan software. Line interface dihubungkan dengan terminal telephone dan faximile, sedangkan trunk interface dihubungkan dengan sentral lokal (Jaringan PSTN) atau sentral PABX lain. Call processing berfungsi untuk membandingkan digit yang ditekan dengan pola alamat yang dikonfigurasikan pada sentral telephone, melakukan proses pensinyalan serta melakukan proses penyambungan pada segi hardware.

Komponen internal PBX yaitu call processing dan call switching berfungsi menyediakan intelegensia untuk menerjemahkan digit yang ditekan menjadi lokasi / alamat tujuan serta menyambungkan panggilan yang datang dengan interface yang sesuai. Misalnya, seorang pelanggan PBX melakukan panggilan ke pelanggan lain, dari sentral PBX yang sama, maka sentral PBX tersebut harus mengenali digit nomer yang ditekan, menentukan port yang berhubungan dengan digit nomer yang dihubungi, memberikan nada dering pada telephone yang dituju, serta meghubungkan panggilan tersebut saat yang dipanggil (called party) menjawab. Penerjemah digit nomer yang ditekan menjadi lokasi atau alamat tujuan merupakan fungsi call processing sedangkan proses hubungan inbound call dengan outbound inteface, merupakan fungsi call switching.

Arsitektur Jaringan IP PBX
Arsitektur jaringan IP PBX dapat dilihat pada gambar 1 dibawah ini : 

Arsitektur Umum IP Pabx

Pada gambar diatas terlihat bahwa sentral IP PBX dapat terkoneksi dengan terminal IP phone, terminal telephone analog, PC (Personal Computer) yang terhubung dengan jaringan LAN, Jaringan PSTN, Jaringan internet dan jaringan sentral PABX lainnya. Sentral IP PBX juga terhubung dengan CTI (Computer Telephone Integration). Sentral IP PBX juga mendukung layanan wireless PBX sehingga user bisa menggunakan fasilitas PBX secara mobile. Komputer yang teintegrasi pada jaringan Local Area Network (LAN) terhubung secara langsung dengan sentral IP PBX sedangkan pesawat telephone bisa langsung dihubungkan dengan sentral IP PBX tetapi harus dalam satu jaringan dengan sentral IP PBX tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari masalah Quality Of Service (QOS) yang muncul apabila komputer dan pesawat telephone berada pada satu jaringan LAN yang sama serta tergantung kemampuan dari IP PBX dalam menangani hingga tingkat berapa kelas jaringan.. Dalam beberapa kasus, voice packet harus bersaing dengan packet data dalam mengakses jaringan LAN yang sama sehingga hal ini berpengaruh terhadap QOS baik dari suara dan data. Kualitas voice packet akan jatuh apabila tidak ditransmisikan secara real time. Sentral IP PBX juga bertindak sebagai gateway yang menyediakan voice connection (voice, lines, T1s) ke Local Exchange Carrier (LEC) atau ke perusahaan yang berada pada jarak yang jauh serta data connection (cable, DSL, ISDN, EI) ke LEC, Internet Service Provider (ISP) dan lain-lain.

Berdasarkan modus panggilan masuk, terdapat 2 jenis PBX :
NON DID (DIRECT INWARD DIALLING 

Hunting Group   Hunting Group II  direct inward dial

Kemampuan IP PBX dan Layanan Tambahan
Sentral IP PBX melaksanakan tiga fungsi utama yaitu menetapkan jalur komunikasi antar device yang berhubungan, memelihara hubungan antar device selama user berhubungan, menyediakan informasi manajemen untuk keperluan accounting. Disamping itu sentral IP PBX memiliki kemampuan umum yang merupakan kelebihan dari sentral IP PBX, yaitu :
Support analog system
Sentral IP PBX memiliki kemampuan dalam mengakomodasi sistem jaringan telephone analog
Support LAN system
Sentral IP PBX mampu terkoneksi dengan jaringan komputer (LAN) melalui fast ethernet card yang memiliki kapasitas bandwidth hingga 10 – 100 Mbps.
Call Center 
Sentral IP PBX mampu mendukung fasilitas auto attendant dan fasilitas – fasilitas Interactive Voice Response (IVR) serta bisa digunakan untuk aplikasi Computer Telephone Integration (CTI) VoIP (Voice over Internet Protocol) Sentral IP PBX mampu mengakomodasi layanan VoIP melalui terminal IP Phone atau softphone yang dipasang pada Personal Computer (PC).
ISDN (Integrated Service Digital Network)
Sentral IP PBX mampu terhubung dengan jaringan ISDN baik PRA maupun BRA analog R2.
Billing System
Sentral IP PBX juga dilengkapi dengan kemampuan billing system sehingga pengguna bisa melihat record data telephone yang masuk maupun telephone yang keluar.
DID (Direct Inward Dialing) and DDD (Direst Dialing)
Sentral IP PBX mendukung sistem DID dan DDD, yaitu untuk DID dimana user dapat menghubungi secara langsung ke tujuan tanpa melalui operator sedangkan DDD untuk menghubungi tujuan user dapat melalui operator.
ACD (Automatic Call Distribution)
Sentral IP PBX mendukung sistem ACD yaiatu suatu sistem yang bisa mendistribusikan panggilan secara otomatis ke saluran yang kosong serta dapat menerima panggilan-panggilan yang masuk, menempatkannya di dalam antrian dengan layanan music on hold dan selanjutnya mendistribusikan ke tujuan.
Group Hunting
Sentral IP PBX juga mendukung untuk layanan hunting.
Gateway
Sentral IP PBX juga bertindak selaku gateway ke jaringan internet sehingga pelanggan yang terhubung dengan PC atau IP Phone dapat terhubung ke jaringan internet dan bisa mengakses layanan VoIP, internet dan e-mail.
Malicious Call Tracking Sentral IP PBX juga mendukung adanya layanan Malicious Call Tracking sehingga administrator bisa melacak telephone yang masuk maupun yang keluar.
Administrator
Operasional sentral IP PBX dapat dikendalikan oleh administrator sehingga kinerja sentral IP PBX dapat dimonitoring dan dikendalikan oleh administrator.
Fax over IP
Sentral IP PBX memungkinkan adanya layanan faximile over Internet Protocol (IP), sehingga dengan adanya layanan ini memungkinkan terjadi komunikasi faximile antar gedung tanpa melalui saluran provider telekomunikasi.

Selain fitur dan aplikasi menarik lainnya yang diberikan seperti autoattendant, voicemail, voice conference, dan music on hold.
Voice mail
Voicemail merupakan fitur merekam pesan yang hendak disampaikan oleh seorang menelepon. Fitur ini diberikan karena untuk tetap melayani penelepon meskipun kita sedang tidak berada di tempat. Kemudahan pun diberikan karena kita dapat mengakses voicemail yang masuk lewat email seandainya kita sedang berada di lokasi yang jauh.
Voice Conference
Sentral IP PBX juga mendukung untuk layanan voice conference atau conference call sehingga user bisa menghubungi lebih dari satu user. Fitur ini dengan mudah dapat digunakan hanya dengan membuat kanal-kanal konferensi dapat dengan atau tanpa password. Dengan informasi kanal mana akan dilakukan konferensi, peserta konferensi akan dengan mudah bergabung di dalam konferensi telepon tersebut.
Interactive Voice Response (IVR)
Sistem IVR adalah mesin penjawab telepon berbasis komputer. Suatu perusahaan dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan melalui interaksi yang dilayani oleh komputer. Sistem IVR memberikan keuntungan kepada pengguna IP PBX untuk melayani pelanggan dengan sistem nformasi yang dapat diberikan sepanjang waktu.
Computer Telephony Integration (CTI)
Sistem CTI berfungsi sebagai jembatan antara IP PBX dengan aplikasi teleponi yang memungkinkan terintegrasinya sistem informasi data dengan layanan teleponi. Pada sistem ini akan menangkap dan memproses pesan-pesan sinyal yang datang baik dari IP-PBX maupun dari klien.
Call Detail Record (CDR)
Setiap percakapan yang terjadi di dalam IP PBX akan dicatat di dalam bentuk database informasi Call Detail Record (CDR). Data inilah yang akan memberikan informasi semua penggunaan telepon yang terjadi, oleh pesawat dengan nomor ekstension mana, menghubungi nomor telepon siapa, waktunya kapan, dan berapa lama ternjadinya percakapan. Dengan demikian dapat dilakukan monitoring tarif telepon karena diketahui nomor-nomor mana yang sering ditelepon. Kebijakan penggunaan telepon juga dapat diberikan oleh IP PBX. Pada IP PBX dapat mengeset penggunaan telepon terhadap nomor ekstension tertentu. Misalnya nomor ekstension yang digunakan oleh seorang pegawai diset dengan jumlah nominal uang tertentu, sehingga ketika melewati batas biaya telepon yang ditetapkan korporasi maka telepon dengan nomor tersebut tidak dapat digunakan untuk menelepon sampai waktu tertentu.
Call Recording
Call Recording merekam pembicaraan telepon yang dilakukan antara operator call center dengan pelanggan. Call Recording dapat dikustomisasi untuk merekam semua panggilan atau panggilan tertentu yang dipilih.
Fax E-mail
Fax server dengan mudah dapat diaplikasi di atas sistem IP PBX. Fitur ini memungkinkan fax dapat diterima ke dalam bentuk email, tidak langsung di print ke mesin fax.

sumber  : http://digilib.ittelkom.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=778:ip-pbx&catid=6:internet&Itemid=14

 

Update Berita

Tipe-tipe PABX

Tipe-Tipe PABX Tentu saja dengan semakin berkembangnya waktu PABX juga berkembang. Teknologi yang digunakan pun juga ...

kapasitas PABX yang anda butuhkan

Kapasitas PABX yang diperlukan?   Untuk kebutuhan PABX di rumah tidak sulit untuk dijawab, tetapi pertanyaan ini menjadi ...

Hubungi Kami

  • Alamat Kami:
    Jl. Lapangan Roos III No.17 Jakarta Selatan 12840
  • (021) 835.0212, 8379.5683 / Fax. (021) 829.6020
  • 0813.8210.8686, 0818.10.8686 (Yudi Gumilang)
  • 7E7D26D4
  • info@gemilangsejati.com; gemilangsejati@yahoo.com